Kita selalu merasa kekurangan dengan apa yang kita miliki. Kita selalu ingin memilki sesuatu yang lebih banyak dari orang lain. Bukankah fikiran dan perasaan semacam itu sering muncul dan menggoda kita???

Salah satu ciri manusia adalah selalu merasa kurang dan selalu ingin memiliki lebih. Perasaan itu sesungguhnya menjadi pembawaan intrinsik, naluriah manusia. Dengan perasan semacam itu manusia kemudian terdorong untuk terus bekerja keras dan berusaha memenuhinya. Tapi anehnya, ketika manusia mendapatkan apa yang diinginkannya diapun selalu merasa kurang sehingga manusiapun terus mengejar dan mengejarnya untuk memenuhinya. Lalu sampai kapan???

Apa yang bisa menghentikan manusia dari perasaan berkekurangan yang terus menerus hanyalah sikap Qonaah ( self-satisfaction ); mengayakan hati, mengayakan fikiran dan mengayakan perasaan. Kenapa??? Karena yang membuat kita ingin memiliki suatu berlebih adalah hati, fikiran dan perasan kita sendiri.

Cobalah berhenti sejenak dan renungkan! Sesungguhnya kepemilikan material yang berupa rezeki sudah diatur oleh Allah SWT, dengan segala sikap welas asih dan kasih sayang-Nya serta Maha Berkebijakan dan Maha Berkearifan serta Allah SWT mengetahui apa yang terbaik buat kita.

Bagaimana kau merasa bangga, akan dunia yang sementara……

Bagaimanakah bila semua hilang dan pergi meninggalkan dirimu….

Masihkah ada jalan bagimu untuk kembali mengulang masa lalu……

Bagaimanakah bila saatnya waktu terhenti tak kau sadari……

(Sumber : Sohib saya, kan Lutfi Latif)

Advertisements

About NcangDaus

Tentang saya? kiranya ngga terlalu penting, nikmatilah tulisan ini tanpa harus tahu siapa penulisnya... :):D:D:D

Comments are closed.