deforestationKehidupan merupakan sebuah anugerah dari Sang Pencipta yang harus kita syukuri. Sebagai manusia sudah selayaknya dan sepatutnya kita menyukuri segala pemberian Sang Maha Pengasih dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala bentuk larangan-Nya baik itu yang berhubungan langsung kepada Sang Maha Penyayang maupun kepada sesama manusia dalam pergaulan hidup sehari-hari dan kepada alam sekitar yang juga punya andil besar dalam kelangsungan hidup makhluk yang mendiami bumi yang usianya semakin lanjut ini.
Di usianya yang sudah mulai lanjut ini bumi beserta isinnya terus saja digerogoti dan dieksploitasi oleh tindakan rakus nan tamak manusia yang tidak bertanggung jawab tanpa memperhatikan dampak yang akan dihasilkan kelak dikemudian hari. Perilaku ketamakan manusia telah berdampak baik langsung maupun tidak langsung bagi alam dan kehidupan manusia itu sendiri. Namun ketamakan manusia nyatanya telah membawa dampak bagi lingkungan dengan tindakan deforestasi para oknum, illegal logging para pembalak liar di berbagai tempat di kepulauan nusantara, pengerukan kekayaan tambang dan migas oleh Freeport di Papua dan Exxon Mobile di blok Cepu dan berbagai tindakan lainnya telah dilakukan kepada lingkungan serta tidak lupa juga merugikan masyarakat sekitar akibat pembuangan limbah industri oleh para pengusaha “buta” yang menyebabkan timbul berbagai penyakit menjangkiti masyarakat sekitar industri.
Sekarang ini, isu lingkungan menjadi suatu topik yang hangat. Isu lingkungan menjadi lebih dihargai di masyarakat, pemerintah maupun dunia. Kesadaran akan arti pentingnya lingkungan mulai didengungkan setelah beberapa bencana yang disebabkan adanya kecerobohan manusia dalam mengatasi dampak lingkungan telah melanda Indonesia, dan bahkan dunia. Indonesia yang memiliki peran penting dalam ekosistem hutan dunia karena merupakan salah satu paru-paru di permukaan bumi ini sudah tidak mampu secara maksimal memberikan jaminan kepada dunia. Berbagai permasalahan internal di negeri ini juga mengancam secara tidak langsung kelangsungan lestarinya hutan hujan tropis kebanggaan negeri dan dunia. Masalah ekonomi membuat masyarakat pedalaman melakukan illegal logging karena mereka dituntut untuk tetap hidup dengan cara itu dimana harga kebutuhan pokok terus merangkak naik akibat dicabutnya berbagai subsidi baik itu sembako atau yang lainnya, tidak lain merupakan ciri liberalisasi ekonomi oleh pemerintah. Masalah eksploitasi gunung-gunung emas dan sumur-sumur migas yang berlebihan dan tidak bertanggung jawab di negeri ini baik di Papua maupun di tempat lainnya juga belum tuntas, tindakan pemerintah yang lepas tangan dalam masalah ini dengan memberikan hak privatisasi kepemilikan kepada swasta asing juga merupakan bentuk neoliberalisasi dengan contohnya memberikan tambahan masa kontrak usaha PT. Freeport sepanjang 50 tahun kedepan, dengan gundukan ton emas di Papua namun masyarakat sekitar masih saja melarat serta bertelanjang kaki dan dada dalam kehidupannya, sebuah pembunuhan karakter masyarakat yang keji dan lagi-lagi pemerintah tidak peduli.
Tidak lupa juga dengan polusi yang ditimbulkan banyak industri kelas berat tanpa mereka filter terlebih dahulu berbagai limbah hasil produksi yang hasilnya dapat kita rasakan sekarang, pemanasan global dan berlubangnya lapisan ozon yang diberitakan telah sebesar wilayah Australia beserta turunannya. Coba kita rasakan sekarang kekacauan iklim yang tengah terjadi, badai dibanyak tempat di wilayah Amerika latin dan contoh yang paling dekat yang kita rasakan sekarang adalah masih adanya hujan di bulan Mei di wilayah barat Indonesia yang semestinya pada kisaran bulan ini umumnya sudah memasuki musim kemarau.
Tindakan kacau manusia ini berakar pada satu hal, yaitu sistem kehidupan yang juga kacau sehingga hak-hak hidup lingkungan dirampas. Ketamakan akan materi yang digadang-gadang adalah sumber kebahagiaan adalah pragmatis karena sistem kehidupan yang umum dianut sekarang sangat mengangungkan nilai materi dan menafikan hal diluar itu sebagai tujuan meraih bahagia dalam hidup. Dari situ awal mula timbul kekacauan lingkungan dan alam. Jadi sudah sangat urgent kebutuhan akan pembaharuan sistem kehidupan yang mengakomodir antara kebutuhan materi dan yang tidak menafikan hal diluar itu demi kelangsungan hidup makhluk di bumi. Kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dan alam akan terbangun sendirinya dengan sistem kehidupan yang terbaik karena dengannya manusia akan lebih terkendali dalam berperilaku dan bersikap karena dilandasi oleh laporan pertanggungjawaban manusia kepada Sang Pencipta manusia kelak.
Let’s go ahead for a better life…

Advertisements

About NcangDaus

Tentang saya? kiranya ngga terlalu penting, nikmatilah tulisan ini tanpa harus tahu siapa penulisnya... :):D:D:D

7 responses »

  1. bayuputra says:

    Mari kita jaga bumi kita mulai dari sekarang … lakukan peng hijauan sekarang juga …
    satu orang satu pohon … jauh lebih baik ….

  2. bayuputra says:

    Nice Postingan … setidaknya kita bisa bercermin dan lebih peduli untuk menjaga bumi kita ….

  3. ariefien says:

    penghijauan adalah salah satu cara menyelamatkan bumi… setuju dg potingannya…

    • Daoz says:

      yap,, penghijauan salah satu cara memperbaiki lingkungan tapi ada cara lain juga yaitu merubah tabiat buruk manusianya dengan memperbaiki sistem kehidupannya.. ^^

  4. Syahroyni says:

    jAGA BUMI KITAUNTUK GENERASI SETERUSNYA . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s