Dari hari ke hari pemberitaan di tipi melulu tentang gosip skandal artis inisial *RIEL Peterpan dan *UNA MAYA ga ada istirahatnya,, apa manfaatnya pula bagi pemirsa yang nonton?? emang dapet makan, duit dari situ??!! coba siapa yang bisa sebutin faedah dari gossip.. sungguh media berhasil “meracuni” pemikiran masyarakat yang sedang kalut mikirin besok makan apa ngga lantaran susah nyari kerja buat makan akibat pemerintah yang sedang sibuk dan cuek mikirin renovasi gedung dewan yang sampe 1,8 M atau mikirin besok negeri eropa mana lagi yang bakal di sambangi para anggota dewan buat “study Tour” atau juga lagi mikirin kapan bisa balik modal, akibat biaya kampanye yang udah mbuat kantong dewan bolong karena emang biaya buat meraup suara pemilih ngga sedikit cuma untuk sekedar “menyodok” jumlah suara karena memang kita menganut demokrasi, yang suara pemilihnya banyak maka dialah pemenangnya untuk duduk di kursi empuk gedung perwakilan rakyat.

Lagi untuk mereka yang lagi sibuk mikirin siapa juara dunia sepakbola tahun 2010 ini yang diadakan di Afsel, bertaruh uang atau apapun bentuknya cuma buat senang2.. mengusung nasionalisme tingkat tinggi padahal bukan Indon yang maen di Afsel sana tapi siapa juga yang repot2 nyiapin lomba gapura indah menyambut Piala Dunia dan sebagainya, tapi apa ada lomba gapura indah dalam menyambut bulan romadhon?? Tentu kita lupa padahal di seberang sana ada saudara kita yang masih belum makan sedikit pun mungkin dari sehari, dua hari bahkan tiga hari yang lalu, sedang di sini kita masih seenaknya membuang2 nasi dan lauk yang tidak kita makan secara mubadzir, padahal orang yang mubadzir itu saudara dekat dengan syaitan, naudzubillah. Kompleks masalah di negeri ini mulai dari kelaparan, gizi buruk, pengangguran, pesohor publik yang cacat moral, pelajar jahiliah yang masih demen tawuran, anggota dewan yang masih ”budeg” Cuma mikirin perutnya sendiri dan ga denger jeritan rakyat, tapi anehnya malah di daerah konflik seperti di Gaza malah ngga ada yang namanya bayi yang gizi buruk, meskipun ibu2 hamil disana harus minum air dari gandum (apa coba rasanya..) bagi bayi yang mereka kandung.

Mungkin sobat pembaca puyeng cuz makin ga terarah tulisan ini mau dibawa kemana, layaknya negeri ini yang sempoyongan ga terarah karena pedoman dasarnya juga sering berubah dan ga absolut. Jadi ga heran kalau negeri ini makin hari makin gajebo (Ga jelas Bo),, masa anggota dewan di suruh ngebuat undang2 ataupun hukum buat ngatur rakyat?? Sok tau para anggota dewan itu,, mereka juga asalnya dari rakyat, masih sama2 makan nasi dan outputnya sama2 bukan emas 24 karat,, Ane yakin one hundred percent kalo tuh anggota dewan ga bisa menciptakan bahkan ga punya andil secuil pun dalam penciptaan manusia dari setetes sperma hingga jadi sebaik-baiknya makhluk. Jadi jangan berani2 nya ngebuat aturan padahal mereka juga hasil ciptaan Sang Khaliq,, hanya hamba yang lemah dan penuh kekurangan,, tapi kenapa kita sekarang kita hanya diam diatur oleh undang2 buatan makhluk yang sama lemahnya dengan kita?? Cuma orang bloon bin dungu saja yang ngga melakukan perlawanan atas hal yang tengah menyelimuti kita,, Allah lah satu2nya Dzat yang berhak menentukan aturan bagi manusia,, lha wong kita makhluknya koq,, Cuma orang gila yang berani ”melangkahi” Allah dalam hak pembuatan hukum. Udah jelas pedoman hidup bagi ummat muslim adalah Qur’an dan Sunnah,, bukan yang lain. Hah, mari melawan ketimpangan ini,, atau kita ”berterima kasih” kepada demokrasi sekuler yang telah membuat kemelaratan dalam hidup kita dan kalian. Siapa yang ingin berubah sekarang maka jawablah/ komentarilah postingan panjang nan semrawut ini dengan satu kata -mfumo wa mapinduzi- silahkan terjemahkan bahasa Swahili ini maka akan ada kejutan disana,, apa yang harus kita perbuat atas ketidak adilan yang telah menimpa masyarakat? Waduh ternyata udah panjang banget ya postingannya,, ga kerasa unek2 kalo di tumpahin panjang juga ya,, sebetulnya.. emm apa beda betul dengan benar? Kalau ada Pahlawan pembela kebenaran kira2 ada ga ya Pahlawan pembela kebetulan… ah makin ga jelas, sebenarnya masih banyak yang mau di sampein tentang isi di kepala semi botak ini. Tapi kita sudahi sampai di sini dulu ya,, bersambung lain waktu.. sampai jumpa.. Daaaaggg…

Advertisements

About NcangDaus

Tentang saya? kiranya ngga terlalu penting, nikmatilah tulisan ini tanpa harus tahu siapa penulisnya... :):D:D:D

2 responses »

  1. novi says:

    banyak yang jadi pikiran ya? pd akhirnya lari pada kembali pada diri kita sendiri… jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka … biarkan mereka beraksi di atas pentas ini, yang jelas kita jgn mengikuti penyakit yang tengah menggerogoti jiwa umat ini

    • Daoz says:

      tapi apa kita begitu saja lepas tangan dari penyakit ini? bukankah semua penyakit ada obatnya, bukan untuk di hindari tapi di obati,, harus ada perubahan bagi ummat ini,, sudah bosan dengan penghinaan terhadap Diin ini,, harus ada balasan bagi mereka.. kita harap pengharapan itu segera tiba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s