Belakangan banyak kasus diberitakan di media cetak maupun elektronik yang bikin senep hati.. mulai dari kasus peringkat pertama apalagi kalau bukan kasus korupsi pejabat, ricuh pilkada di berbagai tempat, ricuh lagi di Sulawesi yang minta daerahnya ada pemekaran wilayah, baru-baru lagi TDL naik, cabe kribo bin kriting juga ikutan naik harganya, masih juga skandal video ga senonoh tokoh publik yang inisialnya *riel, *una, *ut Tari.. belum lagi Pak Gayus Tambun-an yang kasusnya masih ngambang kaya “barang” di kali.. Para Jenderal yang gendut lantaran punya simpenan rekening yang juga gendut.

Hah apa kita diem aja dengan kondisi kaya gini?? Mau terus2an sengsara??

Saya mah ogah, mungkin di antara sohib2 sekalian masih ada yang masih betah hidup susah silahkan pertahankan mati2an sistem negeri yang bobrok ini, kok bobrok?? Masa Seh??

Lha iya toh masa lha iya deh.. buktinya apa kalou sistem negeri ini bobrok?? Kita tilik dikit aja yuukk..

1. Inti bin jatidiri sistem negeri ini SEKULERISME,, paan tuh?? Kata mbok Wikipedia sekulerisme itu sebuah ideologi yang menyatakan bahwa sebuah institusi atau badan harus berdiri terpisah dari agama atau kepercayaan. So what?? Mana bisa hidup bernegara dipisahkan dengan agama,, fitrah manusia adalah beragama,, jadi sesuatu yang tidak mengakomodir kebutuhan fitrah manusia ga bisa kita jadiin tonggak pegangan hidup, justru akan mbuat kerusakan dan masalah,, buktinya apa negeri ini sekuler?? Satu, landasan dasar nya bukan agama,, tentu agama yang punya sistem menyeluruh yang mengatur urusan ekonomi, politik, pergaulan, sosial dan hukum. Itulah ISLAM. Tapi aneh nya malah banyak orang Islam sendiri yang phobia dengan hukum2 Islam, sebenarnya Islam itu bukan hanya agama ritual belaka tapi juga mengatur urusan dunia

2. Cabangnya yang pertama DEMOKRASI, huh inilah kekeliruan umum bahwa demokrasi itu adalah jalan terbaik padahal salah besar,, mana ada kedaulatan di tangan rakyat sesuai jargon Demokrasi itu sendiri, toh yang memerintah dan yang mengambil keputusan di DPR cuma 550 anggota dewan aja,, yang 237 juta orang nya kemana? Tidhur kali.. yang berhak membuat hukum hanya Sang Pencipta, manusia itu lemah bung,, UU n aturan hidup udah termaktub semua dalam Qur’an dan Sunnah,, tinggal ditafsirkan dan diterapkan aja.. Masa kalou anggota dewan semua setuju judi di lokalisasiin tuh judi jadi legal alias halal?? Ya tetep haram lah,, manusianya yang ngebuat2 jadi halal bin legal.. weleh2

Cukup sekian dulu aja,, bersambung di episode berikutnya.. kan ga seru kalo langsung abis di satu postingan.. okeh Gan.. siyunextaim…^^

Advertisements

About NcangDaus

Tentang saya? kiranya ngga terlalu penting, nikmatilah tulisan ini tanpa harus tahu siapa penulisnya... :):D:D:D

12 responses »

  1. Masdin says:

    APakah ndak ada lagi pemimpin yang patut jadi pemimpin yah di negeri ini. Yang benar-benar selalu mengedepankan nasib rakyatnya. Apa gak ada lagi yagn kayak Soekarno, yang dengan tegas keluar dari PBB dengan mengatakan “Lebih baik kita makan jagung daripada harus didikte oleh negara adikuasa” 😀

    • Daoz says:

      pemimpin mah banyak Mas, banyak juga yang perhatian sama rakyat tapi apa mau dikata sistem kehidupannya aja ga beres,, ya bakal menular sama metode kepemimpinannya.. coba aja kalo lampu lalulintas warna merahnya dituker sama kuning, bakal kacau juga kan.. begitulah yang sekarang terjadi di negeri ini,,?

  2. puteri says:

    bila penguasa gelap mata…

  3. artikel yanmg hebat
    salam hangat dari blue

  4. puteri says:

    bila nafsu mengawal minda
    semuanya menjadi huru hara

    • Daoz says:

      yap setuju,, kerena yang membuat hukum dan aturan sekarang ini hanya manusia yang penuh dengan kelemahan,, bukan berasal dari Sang Khaliq..

  5. bayuputra says:

    Jadi sedih jika tersadarkan tentang keadaaan saat ini ….
    mari kita bersama-sama berdoa semoga keadaannya bisa cepat pulih … Amin.

    • Daoz says:

      memang memprihatinkan Mas,, tapi kita butuh tindakan nyata yang lebih dari sekedar doa.. tapi diiringi ikhtiar dan usaha untuk merubah situasi sekarang ini..

  6. orange float says:

    yang kaya semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin. setiap kali kampanye pejabat itu selalu memberikan janji manisnya tapi ketika sudah dipilih malah lupa rakyatnya. bikin kaya diri sendiri

    • Daoz says:

      begitulah adat sistem negeri yang udah bobrok ini Sob,, cuz kita anut sekarang demokrasi.. calon pejabat yang punya jumlah suara banyak bakal jadi pejabat beneran.. itulah kapitalisme,, yang punya modal yang berkuasa.. bisa dibilang PENGUASAHA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s