layangan
Apa jadinya kalo sebuah standar kebenaran ditentuin sama kesepakatan mayoritas semata?

Meski begitu, nampaknya memang itulah faktanya yang terjadi saat ini. Kebenaran seakan sesuatu yang sangat relatif tergantung siapa yang “menelurkan” kebenaran itu. Ya, bukan sebuah kebetulan, kebenaran menjadi hal yang begitu asing belakangan ini.

Kalo kita liat saat ini, sebuah hal yang udah lazimnya menjadi sebuah ke-edan-an dari segi moralitas apalagi agama bukan lagi sesuatu yang terlarang, sesuatu yahh…. Hal-hal yang jelas edan dari jaman nabi adam pun, bisa di negosiasikan bahkan legal. Bukan rahasia lagi kalo ada istilah PSK Pekerja Seks Komersil yang jaman dulunya disebut WTS, Wanita Tuna Sulilo, eh.. Wanita Tuna Susila, wanita yang ga punya kesopanan (dan ga menghasilkan profit) Kenapa bisa begitu, istilah yang bisa “berevolusi” atau ada hal lain? Sebuah hal yang saya kira lazim di jaman edan sekarang ini, jadi kita jangan heran dan bingung lagi. Wajar aja kalo hal-hal gila macem lokalisasi seks jadi legal, karena disitu ada sebuah “manfaat” yang bisa diambil, retribusi-pajak de el el…. masa bodo halal apa haram. Gila menjadi sebuah kelaziman dijaman timbulnya banyak tuhan kaya sekarang ini.

Ya, begitu banyak tuhan di dunia ini. Yang bisa memutuskan ini halal itu haram, ini legal itu illegal.. Para pemutus hukum yang seenak udel nya bikin aturan, hasilnya timbul sebuah “keajaiban” yakni runtuhnya kemanusiaan seorang manusia, predikat “manusia” sudah hampir hilang di sebagian manusia karena mereka tidak sedikit yang sudah bukan manusia lagi… wow…

Saat ini bahkan kelak, bakal lebih sering kita dengar dan temui hal yang lebih gila dari sekarang, mungkin aja… kita tau, UU Anti Pornografi bermutasi menjadi UU Pornografi, ada Miras Illegal dan miras legal, seperti diatas WTS jadi PSK… yah.. masih ada peluang Nikah satu gender jadi legal… dan masih ada peluang Nikah antara manusia dengan kucing bisa legal.. Who knows??

Ketika manusia menuruti hawa nepsongya… tunggu hancurnya…

Ketika kebenaran itu relatif, bukan sebuah kebetulan…

Kebenaran cuman satu…

Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” QS 18:29

Advertisements

About NcangDaus

Tentang saya? kiranya ngga terlalu penting, nikmatilah tulisan ini tanpa harus tahu siapa penulisnya... :):D:D:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s