ImageKali ini mari kita membahas tentang Manajemen Organisasi, sebuah istilah yang familiar buat mereka yang doyan sibuk aktifitas sana sini juga doyan kerja bareng banyak orang.. Bahasan kali ini sifatnya liar aja tanpa harus pake struktur penulisan baku, toh saya penulisnya ya terserah suka-suka yang nulis dong.. masalah buat loh.. kalau tidak berkenan, silahkan buat tulisan anda sendiri.. haha becanda.

Postingan kali ini sekedar berbagi pengalaman pribadi aja, ganteng2 gini eike juga pernah aktip di organisasi looh.. ehm, kita bahas dalam tataran praktis aja meskipun pada asalnya semua ada teorinya. Nah, karena yang bahas teori manajemen organisasi udah banyak dan buku/literatur yang diterbitkan juga berlimpah, maka itu kita berbagi menurut sudut pandang pelaku sejarahnya aja (saya sendri, red), hehehe, semoga manfaat buat para pembaca sekalian dan bisa dipahami.

Kita mulai dari definisi kata Manajemen dan Organisasi, karena menurut Imam Ghozali “Tanpa mengetahui definisi kita tak akan pernah sampai ke Konsep”. Penalaran liar dari relung pikiran saya berucap bahwa definisi Manajemen, yakni merupakan seni mempengaruhi orang lain dimana kita dapat melakukan hal-hal gila dan “gila” dengan melalui jemari tangan dan tubuh orang lain. Artinya siapapun yang memahami Manajemen maka paling tidak ia bisa menguasai dunia atau minimal jadi tokoh dunia.. uWoW toh, pasti kita kenal Muhammad bin Abdullah, beliaulah Bapak Manajemen Dunia dan Akherat. J

Jaman kuliah dulu Dosen Pengamen (Pengantar Manajemen) saya pernah bilang, ada seseorang yang mampu mempengaruhi dan merubah Penjahat yang paling membencinya menjadi Pembelanya mati-matian, berhasil mencetak para administrator ulung, saudagar sukses, negarawan handal bahkan komandan perang tangguh. Kalau kalian (saya dan rekan kelas maksudnya)  sempat dan mampu, pergilah dan ziarah ke makamnya di Mekkah sana. Tidak lain sosok itu yakni Muhammad bin Abdullah.

Jadi, sepakat ya (harus sepakat lah) bahwa Manajemen itu yakni ilmu dan seni bagaimana kita mampu mempengaruhi orang lain sehingga apa yang kita maksudkan dapat juga menjadi kehendak orang lain tersebut untuk diusahakan bersama guna meraih tujuan. Hal ini terlepas tentunya dari faktor-faktor semacam paksaan dan kondisi tidak sadar orang-orang yang kita pengaruhi, kalau ada unsur paksaan itu namanya Ditodong dan kalau kondisi tidak sadar itu namanya di Hipnotis, bukan manajemen. Sedikit tambahan, Manajemen juga membahas mengenai cara mengelola sumber daya, sumber dana dan sumber rejeki (yang terakhir diabaikan aja, hehe)

Kalo dibuku jaman kuliah dulu, ada Formulasi Manajemen yang setidaknya masih relevan (menurut saya) hingga kini yakni POAC  (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) itu bahasa manajemen tulen dari asalnya di eropa atau amrik nun jauh dimata. Berhubung saya alumnus akuntansi dan pribumi jadi saya modifikasi jadi Formulasi PPAK (Perencanaan, Pengorganisasian, Aksi dan Kontrol) pepatah bilang Serupa tapi tak Sama.. yaa artnya sama juga padahal.. hehe. Kurang lebih meskipun banyak kurangnya definisi manajemen seperti yang dibahas diatas.

Selanjutnya definisi tentang Organisasi, saraf neuron saya memberi reaksi dan respon tentang definisi Organisasi, yakni kumpulan individu dalam suatu sarana/wadah tertentu yang mempunyai tujuan sama dan mereka berupaya untuk meraihnya. Secara harfiyah kita sudah paham tentunya definisi Organisasi toh, tinggal bagaimana kita telaah lagi definisinya untuk dipahami lebih jauh dan mendalam.

Sebuah kumpulan individu, minimal tiga individu saya pikir karena kalau hanya dua individu barangkali disebut pasangan bukan kumpulan hehe, terlepas apapun jenis, ras, latar belakang individu tersebut selama mereka memiliki tujuan yang sama dan disatukan dalam satu wadah (bukan bejana atau panci apalagi baskom yaa), wadah yang saya maksud yakni sebuah identitas khas organisasi tersebut bisa berupa Nama organisasi yang disepakati bersama, semisal Komunitas Pria Tampan Condet dan sebagainya.

Juga berupaya untuk meraih tujuan yang telah disepakati dan memiliki satu orang pemimpin utama, oleh karenanya organisasi harus mempunyai tujuan jelas baik Visi dan Misi yang dipahami oleh individu di dalam organisasi tersebut, rencana jangka pendek-menengah-panjang. Organisasi yang sejati dapat dilihat dari semangat individu di dalamnya yang meyakini bahwa organisasi tersebut akan tetap ada hingga jangka waktu lama, mampu eksis dan bertahan selama mungkin. Sedikit tambahan, istilah organisasi itu bersifat umum meski kita sering denger istilah Komunitas, Asosiasi, Paguyuban, Persatuan dan lainnya, saya ngga yakin bisa memahami dengan baik perbedaan ragam istilah-istilah tersebut.

Dan terakhir, seorang pemimpin harus ditentukan dalam sebuah organisasi. Sebagai pihak pemecah kebimbangan, kegalauan dan kerisauan serta pengambil keputusan organisasi. Sebuah organisasi ibarat tubuh manusia dan pemimpin organisasi adalah kepalanya. Bisa dibayangkan manusia tanpa kepala… waw…

Begitulah definisi Organisasi secara ringkas, berikutnya akan dilanjut definisi Manajemen Organisasi secara utuh dalam tataran praktis.

Bersambung….

Advertisements

About NcangDaus

Tentang saya? kiranya ngga terlalu penting, nikmatilah tulisan ini tanpa harus tahu siapa penulisnya... :):D:D:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s